Rabu, 2008 Juli 02

Tips Menjalani Long Distance Relationship


Sudah genap 1 bulan 2 hari kami menjalani Long Distance Relationship (LRD). Indonesia-Jerman. Asia-Eropa. Beda waktunya 6 jam. Tapi semua berjalan lancar. Komunikasi setiap hari. SMS, telepon, Yahoo Messenger, email, blog, tiada henti. Dan yang terpenting adalah hubungan telepati antar kami.

Adakah masalah? Sebenarnya tidak. Satu bulan pertama perkenalan kami dulu juga hanya bersua di dunia maya, justru mengasyikan dan bisa saling fall in love. Padahal dulu kami saling tak kenal satu sama lain. Kini kami dipisahkan benua sebagai pasangan kekasih. Justru makin seru.

Berikut ada beberapa tips dan sharing pengalaman bagi pasangan yang menjalani LDR:

1. Dua minggu pertama memang yang paling menyiksa. Kangen tapi tak bisa jumpa, sampai mau nangis rasanya. Tenang saja, kelamaan akan terbiasa.

2. Manfaatkan semua teknologi komunikasi yang ada.
  • Untuk SMS, kiat agar hemat adalah usahakan agar dia yang ada di luar sana tetap mengaktifkan nomor lokal Indonesia. Ini jauh lebih hemat, sebab tarif SMS seperti di Eropa misalnya lebih mahal daripada tarif SMS di sini.
  • Menelepon, sebaiknya pasangan yang di luar negeri menelepon menggunakan calling card. Kalau di Jerman hanya 30 sen untuk waktu bicara sekitar 5-10 menit. Lumayan kan?
  • Chat di YM bisa diandalkan untuk membahas hal-hal personal tapi butuh respon cepat. Perbedaan waktu agak mengganggu, jadi carilah celah yang pas bagi kalian, sehingga tidak mengganggu kesibukan masing-masing.
  • Friendster, Facebook dan blog bisa jadi ajang komunikasi dan sosialisasi bahwa hubungan kalian baik-baik saja. Teman-teman lain bisa "memantau" bahwa kalian adalah pasangan yang harmonis dan seru kendati berpisah ribuan mil. Ini memberi spirit tersendiri.

3. Bina hubungan baik dengan keluarganya di sini. Dengan berbagi perasaan dengan orang-orang terdekatnya, kita memiliki teman senasib yang sama-sama merindukan dia nun jauh di sana. Akan sangat meringankan beban perasaan lho.

4. Kirimkan puisi singkat atau curahan perasaan setiap melalui SMS setiap kali kita ingin. Spontanitas membuat hubungan jadi alami, seolah kita tidak dipisahkan jarak yang terlalu jauh.

5. Di awal hubungan, tekankan komitmen dan kepercayaan. Dua hal ini sangat penting. Tanpa keduanya, sia-sia semua kecanggihan teknologi komunikasi di atas.

6. Rencanakan kapan bisa bertemu, atur jadwal secara matang. Dengan memiliki target pertemuan, hari-hari akan terasa indah. Setiap bangun pagi kita akan bersemangat menjalani hari.

7. Jika muncul pemikiran negatif atau curiga, cemburu, dan sejenisnya, serahkan saja nasib hubungan kalian pada Yang di Atas Sana. Kalau jodoh tak akan kemana.

8. Berpikir optimis. Tidak ada satupun di dunia ini yang bisa menjamin kelanggengan suatu hubungan. Jarak jauh atau jarak dekat tidak punya imbas besar. Bahkan yang sudah menikah dan setiap hari tidur bersama hingga puluhan tahun pun masih berisiko bercerai. Jadi apa yang ditakutkan dari hubungan jarak jauh?

Selasa, 2008 Juni 24

When A Scientist Become a Balinesse Leak Dancer






Yes, Arli is a biochemistry scientist. But at 21th June 2008 at Frankfurt, His freaking "Guru", I Made Wiryana grabbed him to be a Balinesse Leak Dancer!!! What a spooky experience!! Hahaha!

Selasa, 2008 Juni 17

Puisi RIndu


Kutumpuk kangen itu
Jadi kumpulan dendam
Kurangkai sebagai kompilasi rindu
Waktu demi waktu
Hari demi Hari

Kukoleksi rasa sayang itu
Kurenda dan kusulam
Kuhiasi dengan senyuman
Lalu kubingkai di tiap dinding hati
Menit demi menit
Detik demi detik

Kubendung cinta itu
Seperti ombak yang menderu
Kubuat jadi gelombang
Membumbung jadi samudera
Riak demi riak
Buih demi buih

Sampai tiba waktunya
Kita akan berenang bersama
di lautan cinta
Selamanya!

With full of LOVE
Your lovely fiancee

Selasa, 2008 Juni 10

Pictures From German

SMS from Arli:

"Aku lagi jalan ke Botanische Garten bareng temen-temen. Cowok semua. MmmwaaacchX100000000000000."
19.16
08-06-2008

Hmm dikurangin 6 jam saja, waktu Jerman deh.




Rabu, 2008 Juni 04

Tiba di Marburg

Akhirnya bisa posting juga....Untuk koneksi net aja mesti cari waktu euy.....
Alhasil aku tiba di Marburg, berjauhan dengan tunangan, dan berjauhan dengan Ibu. Mereka dua perempuan yang paling aku cintai di dunia ini...but they so far away.
But...it's not that far anyway.....Justru di Marburg aku belajar mandiri. Sebelum menjadi seorang suami atau bapak, memang aku mesti 'digembleng' dulu di negeri orang. Semuanya sendiri. There is no pembantu, no loper, no nasi goreng, and many no no no and no no!
Tapi banyak juga yes yes yesnya. Dengan menjadi mandiri, maka sudah pasti aku menjadi lebih matang. Memang rasanya berat sekali berjauhan. Namun aku sudah mencium teman2ku sudah mulai merindukan keluarganya. Kerinduanku tidak separah mereka, karena aku sangat senang di tempat baru dan ingin menjelajahi semuanya.
Mungkin sampe sini dulu...Ntar foto menyusul..Ciao!

Sabtu, 2008 Mei 31

The D Day...

Kemarin, sehari sebelum dia berangkat ke Hannover, saya melihat foto-foto itu di rumahnya. Foto yang sekitar Oktober 2007 hanya jadi foto asing di halaman Friendster-nya. Ya, foto asing yang saya tak tahu bagaimana orang aslinya, karakternya, pribadinya, kondisi keluarganya, dan sebagainya.

Saya jadi seolah tersedot ke masa silam saat kami hanya bersua di email melalui diskusi-diskusi seru seputar filsafat, politik, sains, idealisme, buku, seni, agama, dan banyak lagi. Diskusi yang membuat saya rajin memeriksa email dan mencari adakah nama dia di daftar pengirim.

Hari ini, dia adalah segalanya bagi saya. Mengenalnya luar dalam, sampai segala kebiasaannya terkecil, selera makannya, apa jawaban yang akan dilontarkan jika saya bertanya suatu hal. Bahkan keluarganya dan keluarga saya pun ikut saling mengenal dengan baik.

Hari ini, dia berangkat ke Hannover, Jerman, mengejar cita-cita jadi ilmuwan, sebuah obsesi sejak 10 tahun silam.
Kami tetntu akan terus keep in touch. Thanks God sudah zaman Internet dan ponsel. Thanks God, tak perlu lagi lama menanti Pak Pos datang.

Hari-hari memang akan sepi. Tapi yang jelas tidak sendiri.

Hun, aku yakin kita bisa lalui ini. Enjoy your freedom out there. Nikmati saja suasana akademis di sana yang kau idam-idamkan sejak lama.
All the succes and happiness are waiting for you here. And of source, my trully love is always spread on you altough you're so faraway.


Jauh di mata dekat di hati, kata orang jadul. Hehehe.

Senin, 2008 Mei 05

The Rings

Our rings is more than just rings..
It means a lot of our togetherness...

4th May 2008
You are my trully deeply lovely fiance..

Our moments together is sweeter than the sweetest sugar cane.
Our vision melts like the heated chocolate .
Our love is burning like the earth's core.
Our dream is higher than the farthest galaxies.
and our hope and wish is stronger than any steel and diamonds...