Senin, 19 November 2007

Sertifikasi

Semua ilmu sebenarnya bermula dan bermuara pada satu sumber, yaitu filsafat. Plato dan Aristoteles kan tidak pernah memisahkan antara ilmu eksak dan non eksak. Aristoteles misalnya, menulis buku tentang logika matematika, Ilmu biologi, ilmu retorik,dan ilmu politik. Pemisahan eksak vis a vis non eksak baru terjadi di abad ke 19, ketika ilmu2 positif memisahkan diri dari filsafat. Ini sudah dibahas di blog saya. Saya rindu pada masa-masa, ketika semua ilmu berada pada 'satu rumah'. Tapi ini tinggal impian belaka.....Paling tidak, walaupun hanya jadi kelompok minoritas, 'satu rumah' itulah yang saya perjuangkan. Semoga Netsains ini bisa menjadi 'satu rumah' yang saya impikan.
Ha...ha...ha, kalo ke eropa, nanti saya tumpuk sembako bumbu indonesia di apartemen saya. Memang demikianlah, faktor imperialisme Belanda berperan. Namun, mereka kan dididik untuk melayani kepentingan Belanda. Apa ini berarti, setelah Belanda pergi, mereka menggantikan posisi Belanda sebagai penjajah? Yah....bisa dilihat sendiri.
Soal sertifikasi.....jujur saja saya sudah mengikuti uraian macem-macem di milis teknomedia. Secara jujur saya tidak mengerti apa sih maunya? Sampai membandingkan profesi insinyur dengan dokter, menurut saya itu kebablasan. Profesi insinyur itu identik dengan kreatifitas, keterbukaan, dan progresif. Kalo disetarakan dengan dokter, saya berani jamin profesi insinyur akan ditinggalkan oleh publik. Tolong jangan bandingkan dokter dengan insinyur. Sampai sekarang saya masih sangat menghormati profesi insinyur. Kalo insinyur di'dokter'kan, mereka sedang menggali liang kubur mereka sendiri
Pembahasan sertifikasi sudah sangat hangat di dunia pendidikan, terutama ttg sertifikasi guru dan dosen. Ujung-ujungnya ke proyek lagi....
Lebih baik mereka di techmedia diingatkan, jangan samakan sertifikasi insinyur dengan dokter. Itu sangat-sangat berbeda dan sangat-sangat berbahaya. Bila waktunya kondusif akan saya beri tanggapan ke mereka secara langsung. Tapi saya lihat dulu.....

Tentang Tulisan dan Blog 12

Akhirnya, sampai juga dengan selamat di kantor.
Wah, Arli sedang meneliti apa ya sekarang? Kalau meneliti di kampus begitu, berarti dana penelitiannya ditanggung kampus ya? Ada limitnya kah? Atau harus rogoh kocek sendiri?
Kalau menurut Pak Terry Mart, dia kalau meneliti justru prakteknya dilakukan di LN (Jerman) oleh timnya di sana, sedangkan dia di sini melakukan riset teori saja sembari melakukan praktek ala kadarnya sesuai dengan ketersediaan fasilitas di sini.
Mustahil deh mengharapkan yang mudik ngga back to Jakarta, wong justru mereka balik ke sini bawa sodara yang ingin bekerja di sini. Hihihi..
Oh, Kleinstueber itu cuma nikcname ya? Waktu buka email kamu pertamakali, kirain ada bule nyasar..
Oh ya, soal profesi dokter itu kembali saya ungkit. Kalau peneliti biologi molekuler apakah harus seorang dokter? Kalau background-nya MIPA seperti kamu tetap bisa kan jadi peneliti bidang itu? Lantas kenapa Eijkmann isinya dokter melulu ya? Apa memang syaratnya begitu?
Waduh nanya melulu deh, kayak murid yang carmuk di kelas aja .

Tentang Tulisan dan Blog 11

Begitulah...Hitler memang figur kontroversial yang selalu seru kalo dibicarakan . Saya baru mau ke kampus agak siangan. Bukan ngajar, tapi untuk keperluan penelitian. Semester ini saya ngajar setap selasa jumat. Soal mudik...ha..ha..ha. Kalo kita minta mereka ndak balik....itu logikanya Fauzi Bowo dan Prijanto Mereka malah untung kalo yang mudik ndak balik, karena jumlah orang yang harus mereka urus berkurang
John Kecops Kleinsteuber itu ya nickname. Kalo hacker kan punya nickname aneh-aneh. Saya bukan hacker, tapi juga punya nickname kaya mereka. Kalo John Kecops itu berasal dari kata 'robocop' . Temen saya ada yang ngejek saya mirip robocop, dan ditambah kata 'john' pula. Entah apa maksudnya . Lalu kalo kata Kleinsteuber itu sebuah marga keluarga Jerman sono. Saya tambahin saja sendiri secara iseng, setelah googling. Ya...sama saja kenapa sih Dani Firmansyah, si penjebol KPU, punya nickname Dani Xnuser. Pasti dia punya penjelasan sendiri.

Tentang Tulisan dan Blog 10

Arli, saya pernah baca kisah tentang suami istri yg setiap kali punya
anak selalu meninggal saat bayi karena lahir dalam kondisi lemah.
Sampai anak ke 7 kalau ngga salah, akhirnya mereka berdoa & berjuang
setengah mati agar anaknya selamt. Doa merek didengar Tuhan, dikabulkan. Dan
anak itu adalah Adolf Hitler yg justru ironisnya setelah dewasa membunuh
sekian banyak manusia. Saya baca kisah itu di Hai, udah lama sekali.
Entah fiksi atau fakta.
Life is Beautiful keren ya..
Wah Jakarta udah mulai macet. Saya ngetik ini di Jl.TB Simatupang yg
padat merayap.
Arli sudah mulai ngajar? Bagusnya yg kemarin mudik jangan balik Jakarta
ya..hehe.
BTW,who is John Kecops Kleinstueber?

Tentang Tulisan dan Blog 9

Baron Cohen kan punya sitcom 'ali g in the house'. Di situ dia berperan jadi reporter Kazakhstan juga. Saya lagi cari koleksi nya. Saya barusan baca resensinya. Buku yang sangat menyentuh. Namun, film seputar Nazi dan sepakterjangnya memang sudah banyak. Yang paling terkenal tentu saja 'Schindler List'. Bagaimana Oscar Schindler, yang adalah anggota Nazi, menolong ribuan buruh Yahudi dari kekejaman Kamp Auschwizch, benar-benar sangat Menyentuh.

Bahkan Oscar sempat memimpin upacara doa bersama dengan orang2 Yahudi. Luar biasa menggetarkan. Juga tentu saja 'life is beautiful'. Cerita seorang ayah yang selalu menguatkan hati sang anak, benar2 memberi pelajaran mengenai menjadi ayah yang baik. Tapi yang paling gres diantara semua, tentu saja film 'the downfall'. Mayoritas film hollywood menggambarkan Hitler sebagai orang yang sangar, sadis, dan tidak berperikemanusiaan. Tapi film ini memotret Hitler dari sisi lain. Di situ Hitler dipotret sebagai seorang pria biasa, yang memiliki rasa takut, cemas, dan gelisah. Bahkan Hitler bisa juga menjadi pria yang ramah. The downfall itu film Jerman, dan dibuat berdasarkan pengakuan Trudl Junge, sekretaris Hitler. Kalo film tentang perang, mungkin kurang menarik dibahas dari segi kemanusiaan.
Iya ya...kok malah jadi curhat??? ya ndak papa lah.

Tentang Tulisan dan Blog 8

Arli, walau keriting2 dikit, saya ngerti sepotong2 bhs Perancis.
Belajar dengan terpaksa sebab thn 2005 dikirim ke GSM World Forum di Cannes.
Entah kapan bisa kesana lagi, serasa mimpi saking indahnya..hehe.
Wah kamu wajib nonton Birdcage kalo ngaku fansnya William.Di situ dia
jadi gay pengelola club malam..keren abis! Saya ngefans sama peran dia
di Dead Poems Society. Sampe nangis walau udah nonton berkali2.Borat
kocak abis ya..reminds me of Balki, serial sitcom tv dulu.
Saya baru baca A Boy in The Stripped Pyamas. Saya bikin resensi
singkatnya di Netsains barusan..saya juga nangis bacanya pas halaman2
terakhir...sediiiih banget. Duh kok jadi curhat..he he he..

Tentang Tulisan dan Blog 7

Merry mon Chery

Rene Descartes dit"Je me panser, avec donc je suis". Mais, cette philosophie est tres passive. Une philosophie progressive est necessaire. Albert Camus est plus bon que Descartes, parce que Il a dit "Je me revolte, avec donc je suis". Revolte est une manifestation de progression. (Terjemahan: Rene Descartes berkata, aku berpikir maka aku ada. Namun falsafah demikian terlalu pasif. Diperlukan falsafat yang lebih progresif. Albert Camus lebih baik dari Descartes, karena dia berkata "Saya memberontak, maka saya ada". Pemberontakan adalah manifestasi dari sifat progresif). Sori bales pake bahasa Perancis, abis Merry pake bahasa itu juga sih....
Robin Williams? Favorit saya tuh.....Jumanji dan Awakenings kan klasiknya dia. Sama ada satu lagi, yang dia berperan jadi dokter juga. Tapi filmnya judulnya apa saya lupa. Tapi sekarang ada bintang baru yang juga sedang mencuat..Sascha Baron Cohen..!!!!. Saya baru saja nonton film "Borat"nya dia, sampai sekarang masih tertawa terpingkal-pingkal membayangkan lelucon dan satirnya.
Tentu saja Netsains akan saya support terus. Pemuatan tulisan2 saya mudah2an selalu mencerahkan siapapun yang membaca. Golkar? Ha...ha...ha . Parpol itu semua omong kosong. Untuk membuat suatu negara berjalan dengan baik, keberadaan parpol tidak mutlak. Ada beberapa negara yang bisa berjalan dengan baik, tanpa parpol. Contohnya Vatikan, Arab Saudi dan Iran. Pekerjaan Mahmud Ahmadinejad (Presiden Iran), sebelum menjadi presiden adalah...dosen. Dia itu bukan dari partai apapun. Sayangnya saya tidak ada hubungan keluarga dengan Gea. Parikesit itu bukan nama marga (Seperti Batak atau Arab), tapi nama yang diberikan orang tua saya, karena sewaktu bertugas di Timor Leste, nama pasukan bapak saya itu...ya pasukan parikesit.
Baiklah kalau begitu, saya tunggu pemuatan artikel saya selanjutnya. Selalu saya harapkan bahwa artikel2 saya menjadi sumber inspirasi bagi yang membacanya.
Terima kasih atas perhatiannya.